sandal pria terbaru

Tips Mengendalikan Emosi Pada Anak-anak Agar Terkontrol – Adakalanya ketika orang tua merasa pusing dengan pekerjaan atau masalah lainnya dibuat semakin mumet dengan tingkah anak yang rewel dan memancing emosi kita.  Sedikit bentakan atau nada tinggi bisa keluar dari mulut kita tanpa disadari.

Atau bisa saja kita juga sudah kadung dibuat jengkel dengan ulah anak yang susah dinasehati hingga membuat kita melontarkan komentar keras dan pedas. Misalnya saja mengatai mereka sebagai anak yang nakal atau susah diatur. Ups, jangan sampai kata-kata kita ini menyakiti mereka dan mengganggu emosi mereka, ya, Moms. Jangan sampai sikap kita ini juga ditiru oleh mereka dan balas membentak atau melakukannya terhadap orang lain.

Lalu bagaimana seharusnya kita mengendalikan emosi saat menghadapi anak-anak? Yuk kita simak yang satu ini.

 Tips Mengendalikan Emosi Pada Anak-anak Agar Terkontrol

Persiapkan Segalanya

Pagi hari adalah waktu yang paling hectic saat suami, anak-anak dan mungkin Anda sibuk menyiapkan kesibukan harian. Ada saatnya anak bangun kesiangan atau sibuk mencari peralatan sekolahnya yang terlupa. Padahal Anda atau suami juga harus segera pergi agar tidak kesiangan ke kantor. Tentunya Anda bisa kesal dengan ulah anak ini. Cobalah untuk tetap tenang. Dengan memarahi mereka karena mengulur waktu akan membuat mereka semakin panik.

Agar kejadian ini tidak terulang kembali, ajari anak untuk menyiapkan kebutuhan sekolahnya malam hari sebelum tidur dan bangun pagi secara teratur agar tidak kesiangan. Anda juga bisa membantu mereka dengan mengecek pekerjaan rumah atau buku-buku yang harus dibawa. Dengan begini sekeluarga akan menjalani aktifitas pagi dengan tenang dan menyenangkan.

Maklumi Anak

Anda mungkin sudah mengajari anak-anak untuk membereskan mainan ke tempat semula. Tapi tidak selalu anak-anak ingat dan patuh. Anak-anak, terutama yang masih berusia balita bisa saja lupa untuk merapikan kembali bekas mainannya. Kalau sudah begini, jangan marahi mereka. Ajaklah mereka untuk merapikan kembali bersama-sama. Kalau masih ngeyel dan tidak mau ikut membereskan, ajak mereka untuk mengobrol secara baik-baik setelah Anda membereskannya. Katakan pada mereka kalau Anda akan senang dan semakin sayang bila mereka mau merapikan kembali bekas mainannya. Sampaikan keinginan Anda dengan rileks, bukan dengan cara ngomel-ngomel atau marah-marah..

Nada Bicara

Membentak mereka karena merasa sudah keterlaluan? Tahan dulu, tarik nafas dalam-dalam. Sekarang bayangkan kalau Anda ada di posisi mereka, tentu akan sangat menyakitkan jika mendapatkan bentakan atau omelan lainnya. Bisa jadi mereka akan balas membentak Anda atau melakukan hal yang sama pada orang lain. Jangan lupa, anak-anak mempunyai ingatan yang baik, jangan sampai mereka mengingat Anda sebagai orang tua yang galak dan kejam.

Negosiasi

Buatlah kesepakatan atau negosiasi soal aturan yang harus mereka patuhi. Sesekali, Anda bisa memberikan reward bila mereka melakukan lebih dari yang Anda inginkan. Misalnya saja dengan membelikan mereka es krim atau membuatkan makanan kesukan mereka. Sebaliknya, bila melalaikan kesepakatan mereka, ingatkan kesepakatan yang sudah Ana buat sebelumnya. Misalnya saja tidak boleh nonton tv selama satu hari. Berikan pelukan hangat setelah mereka menjalani konsekuensi yang sudah mereka buat agar mereka tidak larut dalam perasaan bersalahnya.

Peran kita terhadap anak-anak sebenarnya bukan hanya sebagai orang tua saja. Tapi juga jadi guru dan sahabat. Sebagai guru, ajari mereka hal-hal baru yang belum diketahui. Posisikan diri Anda sebagai sahabat bagi anak-anak  agar mereka tidak merasa canggung dan menyembunyikan masalah pribadinya dari Anda.

Sandal Pria Keren
http://drufgaya.com/wp-content/uploads/2014/09/Tips-Mengendalikan-Emosi-Pada-Anak-anak-Agar-Terkontrol.jpghttp://drufgaya.com/wp-content/uploads/2014/09/Tips-Mengendalikan-Emosi-Pada-Anak-anak-Agar-Terkontrol-150x150.jpgDruf GayaKeluargaTips Mengendalikan Emosi Pada Anak-anak Agar Terkontrol - Adakalanya ketika orang tua merasa pusing dengan pekerjaan atau masalah lainnya dibuat semakin mumet dengan tingkah anak yang rewel dan memancing emosi kita.  Sedikit bentakan atau nada tinggi bisa keluar dari mulut kita tanpa disadari. Atau bisa saja kita juga sudah kadung...Info Fashion Terkini