sandal pria terbaru

Bila Disuruh Segera Menikah  Oleh Orang  Tua – Kapan lulus? Kerja di mana? Mana calonnya? Kapan nikah?  Duh, pertanyaan seperti  ini biasanya muncul saat kumpul keluarga besar, terutama  saat silaturahmi setelah  lebaran. Pertanyaan klasik yang kadang-kadang  bikin kuping panas buat  para lajang. Apalagi kalau ditambah  komentar, “Kamu sih pilih-pilih, makanya susah nikah.”

Bila Disuruh Segera Menikah  Oleh Orang  Tua

Deg. menyebalkan ya, Ladies.  Rasanya pingin bilang, kenapa sih begitu  keponya kapan saya nikah?  Kalem ladies,   jangan kesal dulu. Ada kalanya  mereka  yang bertanya  tanda perhatian dan sayang atau cuma basa-basi saja saat ketemu.  Ada orang tua  yang cuek dan tidak memaksakan anaknya untuk segera  menikah. Tapi gimana  kalau orang tua  kita terganggu dengan pertanyaan itu lalu berniat  untuk menjodohkan kita dengan orang lain. Ehm,  terima enggak?

Pilihannya adalah  bilang ya, atau  tidak.  Kalau sreg, sih oke. Gimana kalau ternyata tidak ada klik antara kita dengan dia? Ada yang nurut dan pasrah dinikahkan dengan pertimbangan cinta bisa datang belakangan. Tapi ada juga yang merasa tidak sreg dan  ewuh pakewuh, bagaimana caranya bilang tidak pada orang tua, ya, Ladies.

Kalau Mimin sih setuju sama pendapat  menikah harus  dilandasi rasa cinta. Enggak mesti harus melalui yang namanya pacaran dulu. Banyak lho yang pacaran lama tapi setelah menikah rumah tangganya malah enggak rukun. Duh, jangan sampai ya. Siapa juga yang punya niat  bercerai setelah menikah. Amit-amit, deh.

Ngomongin  pesona fisk nih, soal menarik atau tidak itu relatif.  Saran mimin nih, inget aja yang namanya pesona fisik bisa luntur dan hilang tiba-tiba  atau perlahan. Begitu juga dengan harta. Bisa  tiba-tiba datang mengalir deras atau surut tiba-tiba.

Jadi gimana sebaiknya kalau dijodohkan?

Kalau memang tidak punya calon, coba aja deh jajaki  kemungkinan untuk saling mengenal. Minimal ketemuan dulu.  Kalau ada sesuatu  yang menarik dan bisa dilanjutkan untuk serius, kenapa tidak?

Lain ceritanya  kalau ternyata  tidak ada chemistry yang hadir. Sampaikan baik-baik pada orang tua  kalau anda tidak bisa  melanjutkan.  Ingat lho,  yang akan menjalani rumah tangga nanti  adalah kalian, bukan orang lain.  Kalau anda seorang muslim,  ambil salat  istiharah, minta petunjuk sama Allah.

 Anda bisa  mengajukan calon lain sama orang tua. Coba minta tolong sama teman  atau mungkin ada seseorang yang memberikan sinyal tanda-tanda perhatian serius dengan anda?  Kenapa tidak coba memberi lampu hijau dengan dia  yang sreg dengan anda?

Yang pasti, pilihlah calon suami  yang  bisa saling melengkapi satu sama lain. Enggak ada yang sempurna memang, tapi ketika sama-sama merasa  siap untuk menjalani rumah tangga, siap dengan  segala konsekuensi yang akan hadir setelah ijab kabul terucap, mantapkanlah niat anda.

Semoga segera menemukan tambatan hati, ya.

gambar: telegraph.co.uk

Sandal Pria Keren
http://drufgaya.com/wp-content/uploads/2015/05/Bila-Disuruh-Segera-Menikah-Oleh-Orang-Tua.jpghttp://drufgaya.com/wp-content/uploads/2015/05/Bila-Disuruh-Segera-Menikah-Oleh-Orang-Tua-150x150.jpgDruf GayaKeluargabila harus segera menikah,dijodohkan orang tua,ditanya kapan menikahBila Disuruh Segera Menikah  Oleh Orang  Tua - Kapan lulus? Kerja di mana? Mana calonnya? Kapan nikah?  Duh, pertanyaan seperti  ini biasanya muncul saat kumpul keluarga besar, terutama  saat silaturahmi setelah  lebaran. Pertanyaan klasik yang kadang-kadang  bikin kuping panas buat  para lajang. Apalagi kalau ditambah  komentar, 'Kamu sih pilih-pilih, makanya...Info Fashion Terkini